terlalu sedih tampaknya malam ini hingga langit menurunkan air matanya sangat deras.
dari bilik kamar tidurku,kudengar gema suara tak bernada.lirih diterpa angin sunyi.
gemercik air yang turun masih sama persis kudengar dengan tahun kemarin.dimana pada saat itu aku dan dia berteduh dibawah satu payung hanya untuk menikmati suasana seperti kini.
tahun telah berganti,seperti halnya makhluk yang lainnya,aku terus hidup dengan satu alasan yang sama.
kau tak disini lagi ternyata,namun bayangmu masih jelas pahit kurasa.
kau pernah bersumpah untukku.cintamu takkan pudar meski ajal menyambar.
tapi kini apa ?
dia tak lebih dari aku.dan kau memilih untuk tetap bersamanya.:-)
kini aku mengerti betapa aku tidak dapat untuk terus tetap hidup di bayang bayang tentangmu.karna kusadari kau tak benar benar nyata untukku meski gemuruh hatimu jelas kudengar dari sini,di hati yang sunyi.
dari bilik kamar tidurku,kudengar gema suara tak bernada.lirih diterpa angin sunyi.
gemercik air yang turun masih sama persis kudengar dengan tahun kemarin.dimana pada saat itu aku dan dia berteduh dibawah satu payung hanya untuk menikmati suasana seperti kini.
tahun telah berganti,seperti halnya makhluk yang lainnya,aku terus hidup dengan satu alasan yang sama.
kau tak disini lagi ternyata,namun bayangmu masih jelas pahit kurasa.
kau pernah bersumpah untukku.cintamu takkan pudar meski ajal menyambar.
tapi kini apa ?
dia tak lebih dari aku.dan kau memilih untuk tetap bersamanya.:-)
kini aku mengerti betapa aku tidak dapat untuk terus tetap hidup di bayang bayang tentangmu.karna kusadari kau tak benar benar nyata untukku meski gemuruh hatimu jelas kudengar dari sini,di hati yang sunyi.
`RHK`
Tidak ada komentar:
Posting Komentar