Aku tak tahu semua kata-kata ku mulai berantakkan fikiranku tak lagi mampu aku cerna mungkinkah kamu ? kamulah puisaiku ? setelah engkau meninggalkan aku disini aku berani untuk mengunci diri dikamarkecil itu aku mencoba untuk menulis apa yang aku rasa. Namun aku tahu kertas tak lagi bersahabat denganku. Cairan tintapun seakan tak mau melekat ke permukaan. Nada-nada cinta itu kini sangat terdengar jelas sumbangnya. Sungguh ku tak memahami dan tetap saja yang ada di benakku. Kemana mereka pergi meninggalkan aku ?
Apa hatiku menangis tadi malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar