Malam ini sangat dingin tapi aku tidak merasakannya. Semua itu teralih oleh satu rasa takut. Takut kehilangan, takut kehilangan rasa penantian yang aku mulai dan aku akhiri. Aku berharap semua ini takkan pernah berakhir. Walau ku tahu sesuatu yang ku mulai pasti akan berakhir. Mungkin kamu takkan percaya, aku begini bias bertahan karena mu.
“DIA” adalah rembulan yang menerangiku mengalahkan cahaya mentari diwaktu siang. Untuk mu aku hanya bias mengerti apa yang tidak kau mengerti dan inginkan. Bukan apa yang kau inginkan. Karena itu aku hadir sebagai pelengkap dalam dongeng-dongeng hidupmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar